HIJAU dan IPPNU Selenggarakan Tausiah Edukatif untuk Perkuat Kebiasaan Hidup Bersih dan Sehat Sejak Dini
Dibuat pada: 04 Apr 2026
Bagikan Artikel:
Dalam rangka mendukung program Rawat Diri, Rawat Masa Depan, HIJAU (Humanity in Joint Action for the Universe) berkolaborasi dengan Ikatan Pelajar Putri Nahdlatul Ulama ( IPPNU ) menyelenggarakan dua sesi tausiah edukatif yang menyasar kelompok ibu dan anak. Kegiatan ini dilaksanakan pada 24 dan 28 Februari 2026 dengan melibatkan sekitar 30 ibu serta lebih dari 100 anak pada dua kesempatan yang berbeda.
Kegiatan tersebut bertujuan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat mengenai pentingnya penerapan pola hidup bersih dan sehat sebagai fondasi dalam pembentukan karakter anak sejak usia dini. HIJAU dan IPPNU menekankan bahwa pembentukan kebiasaan tidak hanya berlangsung di lingkungan formal, tetapi berakar dari keluarga sebagai lingkungan pendidikan pertama dan utama.
Sesi yang ditujukan kepada para ibu difokuskan pada penguatan pemahaman terkait peran strategis orang tua dalam menanamkan nilai-nilai kebersihan, kedisiplinan, dan tanggung jawab dalam kehidupan sehari-hari. Melalui pendekatan reflektif, peserta diajak untuk menyadari bahwa keteladanan sederhana di lingkungan rumah, seperti menjaga kebersihan diri dan lingkungan, memiliki dampak signifikan terhadap pembentukan perilaku anak secara berkelanjutan.
Adapun pada sesi anak, materi disampaikan melalui metode interaktif dan partisipatif seperti praktik langsung, diskusi dua arah, serta kuis edukatif. Pendekatan ini dirancang untuk meningkatkan keterlibatan aktif peserta, sehingga proses pembelajaran tidak hanya bersifat informatif tetapi juga aplikatif. Antusiasme peserta terlihat dari keaktifan anak-anak dalam mengikuti setiap rangkaian kegiatan.
Pelaksanaan kegiatan yang bertepatan dengan bulan Ramadan turut memberikan dimensi reflektif yang lebih mendalam. Dalam konteks ini, kebersihan tidak hanya dimaknai secara fisik, tetapi juga mencakup kebersihan hati dan pikiran, sebagaimana nilai yang diajarkan dalam Islam bahwa kebersihan merupakan bagian dari iman.
Melalui ibadah puasa, individu tidak hanya dilatih untuk menahan lapar dan haus tetapi juga mengendalikan diri dari berbagai perilaku yang dapat mengurangi nilai ibadah. Keberhasilan menjalani Ramadan tercermin dari adanya perubahan sikap menuju pribadi yang lebih sabar, berakhlak lembut, dan memiliki kedekatan spiritual yang lebih kuat kepada Allah SWT. Dalam hal ini, perempuan memiliki peran penting sebagai pendidik pertama dalam keluarga, sehingga kualitas kebersihan lahir dan batin yang dimiliki akan berimplikasi pada terbentuknya keluarga yang kuat dan masyarakat yang bermartabat.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan, panitia juga melaksanakan pembagian takjil gratis kepada peserta sebagai bentuk kepedulian sosial serta implementasi nilai berbagi di bulan Ramadan. Kolaborasi antara HIJAU dan IPPNU ini mencerminkan komitmen bersama dalam membangun generasi yang sehat, berkarakter, dan berdaya saing.
Dalam kesempatan tersebut, Rida Rigita selaku Ketua PC IPPNU Jakarta Utara menyampaikan ajakan kepada seluruh perempuan untuk memaknai Ramadan sebagai momentum transformasi diri.
Saya mengajak kita semua bukan hanya menjadi perempuan yang sibuk beribadah, tetapi perempuan yang berubah menjadi lebih baik
Melalui kegiatan ini, diharapkan nilai-nilai kebersihan tidak hanya berhenti pada tataran pengetahuan, tetapi dapat sebagai kebiasaan hidup yang berkelanjutan serta menjadi bagian integral dalam pembentukan iman dan karakter anak sejak dini.
Penulis: Zalwa Salsabila Aulia
Kembali ke daftar artikel