PAC IPNU IPPNU Tanjung Priok Gelar Halal Bihalal dan Last Session Kajian Diskusi, Dorong Kemandirian Kader di Era Digital
Dibuat pada: 07 Apr 2026
Bagikan Artikel:
Jakarta, 5 April 2026 – Pimpinan Anak Cabang (PAC) IPNU–IPPNU Tanjung Priok sukses menyelenggarakan kegiatan Halal Bihalal dan Last Session Kajian Diskusi pada Minggu, 5 April 2026, bertempat di Aula Lantai 3 Kelurahan Papanggo. Kegiatan ini mengangkat tema “Silaturahmi Tanpa Batas, Ekonomi Tanpa Kelas: Optimalisasi Potensi Kader untuk Menuju IPNU IPPNU yang Berdikari dan Mandiri di Era Digitalisasi.”
Kegiatan ini menghadirkan narasumber Bapak H. Tri Waluyo, S.H., S.E., Wakil Ketua Komisi C DPRD DKI Jakarta, yang memberikan pemaparan terkait pentingnya penguatan kapasitas kader pelajar agar mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, khususnya dalam menghadapi tantangan digitalisasi dan dinamika perekonomian modern. Dalam penyampaiannya, beliau menekankan bahwa generasi muda perlu memiliki kemandirian, keterampilan, serta karakter yang kuat agar mampu berkontribusi secara nyata di tengah masyarakat.
"Generasi muda harus mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman, terutama di era digitalisasi yang menunut kreativitas, kemandirian serta kemampuan untuk melihat peluang. Organisasi seperti IPNU IPPNU mempunyai peran strategis dalam membentuk karakter pelajar agar lebih siap menghadapi tantangan masa depan, dan IPNU IPPNU tanjung priok harus membangun kegiatan yang positif, saya akan dukung" ujar H. Tri Waluyo
Kegiatan ini diikuti oleh 100 peserta yang merupakan kader IPNU–IPPNU se-Tanjung Priok, serta dihadiri oleh 30 tamu undangan dari berbagai unsur, di antaranya MWCNU Tanjung Priok, PRNU, Muslimat NU Tanjung Priok, Fatayat NU Tanjung Priok, Ansor dan Banser Tanjung Priok, para senior, serta tokoh masyarakat di wilayah Tanjung Priok. Kehadiran berbagai elemen tersebut menunjukkan dukungan penuh terhadap upaya pembinaan kader pelajar yang berkelanjutan.
Momentum Halal Bihalal menjadi sarana mempererat tali silaturahmi antar kader dan badan otonom Nahdlatul Ulama, sekaligus memperkuat sinergi dalam mengembangkan potensi pelajar. Sementara itu, sesi kajian diskusi diisi dengan pemaparan materi, dialog ineraktif, serta pertukaran gagasan mengenai strategi konkret dalam mengoptimalkan potensi kader
Beberapa substansi konkret yang menjadi fokus pembahasan dalam kajian diskusi meliputi:
- pentingnya peningkatan kapasitas kader melalui pelatihan keterampilan (soft skill dan hard skill).
- penguatan literasi digital sebagai bekal menghadapi perkembangan teknologi.
- pengembangan jiwa kewirausahaan kader sebagai langkah menuju kemandirian ekonomi.
- pentingnya kolaborasi antara organisasi pelajar, masyarakat, dan stakeholder dalam menciptakan program pemberdayaan yang berkelanjutan.
- penguatan karakter kader melalui nilai-nilai kedisiplinan, tanggung jawab, dan kepemimpinan.
Ketua PAC IPNU Tanjung Priok, Randi Alif Rizki, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan langkah nyata dalam membangun kesadaran kolektif kader agar mampu mengembangkan potensi diri secara optimal serta memiliki semangat kemandirian.
“Kegiatan ini bukan hanya ajang silaturahmi, tetapi juga ruang belajar bersama untuk meningkatkan kualitas kader. Kami berharap kader IPNU–IPPNU mampu menjadi generasi yang mandiri, memiliki keterampilan, serta mampu berkontribusi bagi masyarakat,” ujar Randi Alif Rizki
Senada dengan hal tersebut, Ketua PAC IPPNU Tanjung Priok, Siti Nur Azizah, menegaskan pentingnya memperkuat peran organisasi sebagai wadah pembelajaran, pengembangan keterampilan, dan penguatan karakter pelajar.
"Era Digitalisasi memberikan peluang besar bagi kita semua untuk meningkatkan kemandirian ekonomi baik secara personal maupun organisatoris. Dengan memanfaatkan teknologi, kreativitas dan kolaborasi kami berharap kader IPNU IPPNU mampu mengoptimalkan potensi yang dimiliki, sehingga dapat mencipatkan inovasi, membuka peluang ekonomi serta memperkuat kemandirian ekonomi organisasi" ujar Siti Nur Azizah
Melalui kegiatan Halal Bihalal dan Last Session Kajian Diskusi ini, PAC IPNU–IPPNU Tanjung Priok berharap terbangun kolaborasi yang lebih kuat antar kader, badan otonom, serta masyarakat, sehingga mampu melahirkan generasi pelajar yang kritis, inovatif, serta mampu berkontribusi dalam mewujudkan IPNU–IPPNU yang berdikari dan mandiri di era digitalisasi.
PAC IPNU IPPNU Tanjung Priok berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program yang tidak hanya mempererat silaturahmi, tetapi juga memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas sumber daya kader di masa mendatang.
Penulis: Naila Rofiqol A'la
Kembali ke daftar artikel